Dalam dunia yang tak bisa diukur dengan rumus, pencarian ilmu bukanlah perjalanan linear, tetapi pusaran—tenggelam, bukan berenang. Kelelep bukan tentang belajar untuk tahu, tapi tentang kehilangan arah demi menemukan bentuk lain dari pengetahuan. Anak kecil dalam film ini bukan tokoh, tapi lambang—titik mula kesadaran yang masih cair, belum membeku oleh logika.
Ilmu, dalam semesta Kelelep, bukanlah tabel periodik atau hukum Newton, tapi mimpi basah yang meluap dari bawah sadar: bentuk-bentuk yang meronta, angka yang berbisik, warna yang mendesis seperti mantra. Pengetahuan bukan ditemukan, tapi dialami—dengan tubuh yang limbung dan jiwa yang terseret, seperti kesurupan dalam ritual yang tak jelas siapa pemimpinnya.
Setiap benda di sekitar anak itu—sendok bengkok, boneka bisu, air yang tiba-tiba mendidih tanpa api—menjadi semiotika dari dunia yang retak namun penuh pesan. Simbol-simbol muncul seperti halusinasi: bukan untuk dipahami, tapi untuk dilewati. Dunia tidak memberi jawaban, hanya fragmen-fragmen tanda yang terus menenggelamkan.
Kelelep adalah pengakuan bahwa belajar adalah proses tenggelam ke dalam ketidaktahuan. Bahwa menjadi besar bukan berarti semakin paham, tapi semakin bisa berdamai dengan absurditas. Seperti mimpi demam yang tak bisa kau kendalikan—namun justru di situlah tubuhmu menghafal ulang arti hidup.
Executive Producer
KALACEMETI PICTURES
Producer
FARID NURUL HAKIM
Director
FARID NURUL HAKIM
Script Writer
FARID NURUL HAKIM
Cast
MAZA
Camera Person
FARID NURUL HAKIM
Editor
ACHMAD IRFAN MUZAKI
Artistik & Property
FARID NURUL HAKIM
Music Director
FARID NURUL HAKIM
Unit Manager
FARID NURUL HAKIM